BERDIALOG DENGAN ALAM PUNCAK CIBOGO

SPSCibogo, 6 Juli 2013

Foto0801Hawa dingin, inilah yag kurasakan pertama kali semenjak ku menapakkan kaki di bumi kawasan Cibogo dini hari. Kicauan burung, seakan menyambutku dengan riang, mengajakku untuk segera meleburkan diri dengan alam. Udara yang segar, bentangan alam nan indah, tentu tak akan ku temui di Jakarta. Berbarengan dengan teman-teman SPS (Sahabat Pena Sadra) lainnya, ku coba melangkahkan kakiku untuk melintasi alam, berharap dapat menyegarkan pikiranku yang lama kusam. Disekitar jalan yang kutapaki, tak pernah lepas pepohonan-pepohonan dari pandangan mataku, seakan mengiringi dalam menyambut perjalananku pula. Juga suara derasan air dari lembah, tak lepas pula dari pendengaranku, seakan memberi irama segar bagi suasana hati dan pikiranku.

Tak hanya itu, mata pun terbius ketika kami telah sampailah dilembah, setelah sebelumnya menuruni dan menaiki jalan yang begitu licin, berbatu dan banyak anak tangga. Ya, disinilah ku benar-benar merasa dekat dengan alam, merasakan panorama hijau yang tak biasa ku rasakan, menyentuh kesegaran air sungai yang tak biasa ku sentuh, berduduk batu besar dengan aliran air sungai dibawahnya yang tak biasa ku duduki. Saat inilah ku benar-benar merasakan telah berdialog dengan alam. Alam telah mengobati kepenatan pikiranku dan kedahagaan hatiku. Sesuatu yang benar-benar moment terindah ketika aku dapat berdialog dengan alam. Tak mau kehilangan moment berharga itu, aku dan teman-temanku beranjak mengambil setiap gambar untuk mengabadikan kenangan kebersamaan kita.

Ya, inilah catatan awal liburanku di Puncak Cibogo bersama SPS (Sahabat Pena Sadra) dalam rangka mengekpresikan kesuksesan kita atas terbitnya buletin ”Makna” pertama kita.  Memang, begitu bahagianya hati, disaat kita mampu berbagi kebersamaan dengan sahabat-sahabat dan yang tak kalah penting adalah mampu berdialog dengan panorama yang begitu eksotis, yang tentu menambah kesegaran dalam kebersamaan kita. Menyisakan sedikit waktu untuk kebersamaan dengan alam, dirasa sangat perlu untuk berbagi waktu dengannya. [Hikmah]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s