RAIHLAH KEBAHAGIAAN HIDUP

risalahTak ada manusia satupun yang membantah bahwa hidup adalah untuk meraih kebahagiaan. Kebahagiaan itu dicapai manusia dengan usaha keras melalui berbagai cara usaha yang mereka upayakan. Namun, pernahkah kau merasakan kebahagiaan yang abadi dalam dirimu? Apakah usaha kerasmu selama ini menghasilkan kebahagiaan yang luar biasa? Seberapa jauh kebahagiaan yang kau rasakan dengan usaha kerasmu itu? Berapa banyak kah dibalik usaha kerasmu itu menyimpan kehampaan hidup?

Terkadang manusia berlomba-lomba meraih kebahagiaan hidup didunia namun tidak sampai pada puncak kebahagiaan tertinggi. Ya, kebahagiaan tertinggi yang jarang dihadirkan oleh diri manusia padahal sangat mudah kita meraihnya. Memang tak dapat dipungkiri bahwa manusia dapat meraih kebahagiaan hidup dalam lingkungan fisik dan materi yang ada disekelilingnya karena memang Tuhan menciptakan manusia dengan balutan fisik dan materi didalamnya. Manusia meraih kebahagiaan fisik dengan memenuhi segala kebutuhan mereka baik dalam hal kekayaan ataupun kekuasaan. Kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa pemenuhan kebutuhan itulah dapat mengantarkan manusia pada kebahagiaan hidup. Namun, coba kita renungkan, lihatlah berapa banyak orang yang telah mencapai pemenuhan kebutuhan fisik bagi dirinya justru mengalami kesengsaran hidup, kehampaan hidup bahkan bunuh diri?

Dalam hal ini, patutlah kita buka lebar-lebar mata batin kita bahwa kebutuhan fisik tidak selamanya menjamin kebahagiaan hidup manusia. Manusia juga harus mampu mencapai kebahagiaan ruhani. Tentu kebahagiaan ruhani sudah terpatri dalam diri manusia masing-masing oleh Allah jika hati manusia telah terbuka dan sadar akan kebutuhan ruhaninya. Islam telah mengajarkan banyak kebahagiaan hidup melalui cinta dan kasih sayang sebagaimana yang telah diterangkan dalam al-Qur’an mengenai gagasan kebahagiaan. Allah SWT telah menciptakan anugerah perasaan cinta dan kasih sayang kedalam hati setiap manusia sebagaimana manusia tercipta dari kecintaan Sang Khaliq pula.

Melalui rasa cinta dan kasihnya itu, manusia diharapkan mampu menemukan makna hidup yang sesungguhnya dimana makna hidup itulah kunci menuju menuju puncak kebahagiaan hidup. Dalam menghadapi berbagai realita hidup kita harus mampu memandang kebaikan didalamnya. Persoalan hidup yang kita anggap sebagai suatu keburukan haruslah kita pandang sebagai makna positif. Kita harus yakin bahwa Allah pasti memberikan kebaikan atau kebahagiaan atas segala sesuatunya bagi kehidupan manusia. Tentu untuk mewujudkan kebahagiaan itu tak selalu kita rasakan dengan perasaan gembira. Namun, dalam keadaan menderitapun sebenarnya tersimpan kebahagiaan didalamnya. Allah memberikan penderitaan bagi manusia agar manusia benar-benar dapat merasakan akan kebahagiaan hidup. Tanpa penderitaan terlebih dahulu, maka manusia tak dapat merasakan kehadiran bahagia dalam hidupnya.

Telah disinggung sebelumnya bahwa pandanglah segala sesuatu selalu dengan makna yang positif karena Allah menciptakan segala alam semesta ini bersifat positif dan penuh kebaikan. Jika kita telah mampu mengupayakan segala sesuatu dengan makna positif, maka dapat dikatakan bahwa kita telah berhasil memberikan makna hidup dalam hidup kita. Mengutip dalam buku Haidar Bagir yang berjudul “Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan” dikatakan bahwa makna hidup dapat kita temukan dengan sedikit menggeser sudut pandang kita terhadap semua persoalan. Penjelasan hal ini dikisahkan oleh Dr. Victor frankl, seorang psikolog yang dikenal luas logoterapinya. Disuatu kisah ada seorang laki-laki tua yang datang kepadanya dengan wajah yang penuh depresi dan tekanan kesedihan yang berat. Ia bercerita bahwa ia telah ditinggal istri yang dicintai dan disayangi dan telah meninggal dunia mendahuluinya. Selama ini, ia selalu berbagi kesedihan dan kebahagiaan bersama istrinya, tetapi setelah istrinya telah tiada, ia merasa tak punya siapa-siapa lagi. Oleh karena itu, ia begitu terpukul dan mengalami kesedihan yang mendalam.

Mendengar itu, Victor frankl bertanya pada laki-laki tua itu; “Coba bayangkan, apa yang terjadi pada istri yang selalu bersama anda itu, ditinggal olehmu atau dengan kata lain anda pergi mendahului meninggalkannya?” Laki-lai itu terhenyak dan berkata; “Jika itu yang terjadi, maka istri sayalah yang akan menanggung kesedihan yang luar biasa karena saya tinggalkan”. Kata frankl; “Nah, kesepian yang anda rasakan karena anda ditinggal istri anda sesungguhnya bermakna baik bahwa anda telah menyelamatkan istri anda dari mengalami kesedihan yang luar biasa seperti yang anda rasakan”. Mendengar dan merenungkan ucapan frankl, laki-laki itu tiba-tiba sadar dan ia merasakan makna positif dari persoalan yang ia alami. Maka dari kisah ini, kita dapat lihat bahwa laki-laki yang semula merasakan kehampaan hidup, namun setelah keluar dari tempat praktik Dr. Frankl, ia merasakan kepenuhan makna hidup. Kita dapat mengambil kesimpulan yang berarti bahwa kita dapat mengambil dan menemukan makna hidup hanya dengan sedikit menggeser sudut pandang kita dari persoalan yang begitu menghantui kita setiap saat.

Sebenarnya, kalau kita mampu renungkan kehidupan ini tak ada sesuatu yang buruk bagi kita. Sesuatu yang buruk bisa terjadi karena kita sendirilah yang menciptakan keburukan itu. Kehidupan yang kita hadapi sebenarnya selalu dilingkupi dengan kebahagiaan kalau kita mampu menghadirkan makna hidup dalam setiap perjalanan langkah kita. Tanpa menyuplai kehidupan dengan makna, maka kehampaan hidup pun akan selalu menerkam kita. Ambil dan carilah makna positif dalam setiap persoalan kita karena segala persoalan pasti Allah turunkan hikmah didalamnya. Sesulit dan seberat apapun beban yang kita rasakan, pasti ada peluang besar kita untuk menuju pada kebahagiaan yang besar pula. Temukan makna hidupmu, singkirkan kesengsaraan yang kau ciptakan dalam dirimu sendiri dan  Raihlah Kebahagiaan Hidup!!! J

Terinspirasi dari buku “Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan” karya Haidar Bagir ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s