BUDAYA MEMBACA MAHASISWA; TUNTUTAN? ATAU KEBUTUHAN?

belajar-menulis13082012111635Membaca menjadi suatu kegiatan yang tak lepas dari rutinitas mahasiswa, mengingat tuntutan mahasiswa dalam mencari bahan referensi untuk tugas kuliahnya atau memang keinginan pribadi untuk menambah wawasan pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa mahasiswa nampak sebagai masa-masa yang dikerahkan untuk mengimplementasikan karakter budaya membaca. Maka, mau tidak mau mahasiswa harus berkecimpung dalam berbagai bacaan baik dari buku yang difasilitasi oleh kampus maupun diluar kampus. Hal ini akan membentuk perilaku mahasiswa dalam membaca dan mempengaruhi hasil kinerja yang diharapkan.

Namun, yang menjadi titik sorotan saya, sebagai selaku mahasiswa pula ialah sebagian besar dari kita mungkin masih memanfaatkan buku hanya karena adanya tuntutan tugas, bukan karena kebutuhan pribadi untuk memperluas pengetahuan.  Dengan kata lain masih ada unsur keterpaksaan terhadap kemauan kita dalam membaca. Lebih dari itu, kebanyakan dari kita nampaknya telah dipengaruhi dengan adanya teknologi internet yang dapat mambawa kita pada unsur plagiarisme yang dapat beresiko pada potensi analisis kita. Inilah problema-problema yang patut menjadi cermatan dalam budaya membaca dikalangan kita sebagai mahasiswa yang belum memberdayakan.

Budaya membaca yang memberdayakan haruslah lahir dari kesadaran diri tanpa harus terikat oleh tuntutan dan aturan dari luar. Kesadaran dalam hal ini dapat dipupuk, dibina dan dikembangkan mengingat kebutuhan kita akan perlunya pengetahuan yang bermanfaat. Membaca membutuhkan kebiasaan bukan kepintaran, maka seluas apapun seseorang yang tahu tentang teori membaca yang baik kalau tidak dilatih dengan kebiasaan, tidak akan membuahkan pemahaman yang baik. Banyak dari mereka hanya bisa membaca saja, tetapi tidak benar-benar memahami apa makna yang tersirat pada suatu tulisan. Tentu dalam hal ini dapat dikatakan sebuah kerugian khususnya bagi seorang mahasiswa yang tidak mampu memberdayakan budaya membaca.

Berbicara mengenai budaya memberdayakan membaca, kita bisa berangkat dari teori Bapak Hernowo, seorang sufi baca-tulis, gelar yang dipredikatkan oleh Dr. Haidar Bagir. Dari ajaran “mengikat makna” beliau, kita bisa belajar bagaimana cara mengubah sikap membaca dan menghasilkan sesuatu yang bermakna dengan membaca yang efektif dan memberdayakan. Jika dalam membaca, kita tidak mendapatkan pengaruh manfaat apapun dalam diri kita, tentu hal ini akan menjadi suatu pekerjaan yang sia-sia. Pengaruh membaca akan berdampak lebih besar, jika kita mampu menciptakan ide atau gagasan baru dari hasil membaca dan menuangkannya dengan menulis.

Ya menulis, menulis merupakan kegiatan kedua setelah membaca dan sangat berhubungan erat. Tentu sebagai mahasiswa juga tak lepas dari kegiatan menulis. Hasil menulis sangat menentukan bagaimana cara kita membaca. Menulis akan lebih berkualitas jika kita membaca dengan cara yang efektif dan memberdayakan. Sebagaimana kata Bapak Hernowo bahwa membaca dan menulis merupakan dua aktivitas intelektual yang saling melengkapi dan berhubungan erat.

Pada hemat saya, dapat dikatakan bahwa membaca merupakan suatu kebutuhan, karena kita diperuntukkan untuk meraih makna dari apa yang kita baca agar tidak menjadi sesuatu yang sia-sia. Membaca merupakan suatu kegiatan untuk menggali gudang makna. Telah kita sadari bahwa sesuatu yang bermakna akan mengantarkan kita pada kebahagiaan. Tentu, dalam hal ini tidak seorangpun yang tidak membutuhkan kehidupan yang bermakna. Maka, mulailah dari sekarang melakukan sesuatu hal yang bermakna dengan budaya membaca yang memberdayakan tanpa terikat oleh siapapun untuk menuju kehidupan yang bermakna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s